[Rekomendasi] Love Hurts

Love Hurts

Love Hurts by goodye

Buat Nathasa, Radithya adalah pria pertama yang tak tertarik padanya. Dan hal ini jelas menggusiknya. Ditambah lagi, jantungnya berdebar kencang, ketika ia pertama kali bertemu dengan Radithya. Bukan karena ketampanan parasnya, tapi Nathasa lebih tertarik akan keangkuhan Radithya.Tanpa pikir panjang Nathasa langsung menyetujui perjodohan yg sudah diatur oleh opa Gerraldy. Yang notabene, membuat Radithya semakin bersikap dingin terhadapnya.

Nah, Rekomendasi baru nih! Baru aja selesai baca beberapa hari yang lalu.

Cerita tentang seorang pewaris tunggal G&G Group yang dijuluki sebagai princess karena kecantikannya. Dijodohkan dengan pewaris dari Mandala Group. Awalnya sih, kayak cerita klise yang lainnya. Mereka menolak, tapi karena suatu kejadian di bandara membuat Natasha berubah pikiran. Dengan memberi julukan ‘Mr.Armani’ untuk Radithya yang sukses buat dia gigit jari karena penolakan Radithya secara tersirat kepada Natasha.

Aku pribadi sangat suka dengan kepribadian Natasha disini. Dia benar-benar kayak putri raja deh, pintar dan cantik. Dan yang paling ‘wow’ disini tuh karena barang-barang branded yang sering di sebutkan. Mulai dari Michael Kors, Louboutin, Top Shop, Mango, dan yang lainnya. Aku langsung berpendapat kalau penulis sangat mengetahui dengan jelas hal-hal seperti itu.

Bahasa yang dikemas dengan menarik, sekaligus ada juga percakapan dalam bahasa Inggris yang menurut aku bagus banget. Aku suka dengan penulisannya yang terkadang membuat Point of View yang berbeda-beda, jadi nggak hanya dalam satu sisi sudut pandang satu orang saja.

Sayangnya, ada beberapa detail yang menurut aku nggak terlalu penting banget untuk di masukin. Dan kecepatan cerita saat di akhir-akhir cerita. Walaupun katanya sih masih ada kelanjutannya di ‘Love Hurts Take 2’ Tapi aku masih ngerasa ada yang kurang aja gitu. Ini pandanganku loh, siapa tau beda dengan pandangan orang lain.

Nah, dari cerita itu sendiri Nath & Radith memutuskan untuk mencoba selama 100 hari kedepan untuk hubungan mereka. Sebenarnya yang ngajuin si Nathasa, karena nggak mau ngelepas ‘Mr. Armani’-nya begitu aja.

“After 100 days we separate , at least our parents would think we tried our best…”

Siapa sangka kalau kejadiannya nggak sama seperti apa yang mereka bayangkan? Di 100 hari itu hubungan mereka kayak roller-coster, berliku-liku. Mulai dari kesalah pahaman konyol sampai ulah papparazi yang ngebuat aku gerah bacanya, papparazi tuh kepo banget. Buat hubungan orang jadi berantakan kayak ibarat gucci china yang cantik lalu pecah, retak berantakan. Blah.

“I just want to be his favorite hello and his hardest goodbye.”

Ternyata semakin hari semakin banyak kesalah-pahaman diantara mereka. Radithya si keras kepala, dengan kesimpulannya tentang Nathasa. Well, setidaknya di akhir mereka tetap baikan, kok.

“In the end we only regret the chances we didn’t take, relationship we are afraid to have and the decision we waited to long to make.”


*KLIK PADA JUDUL DI ATAS UNTUK MEMBACA

Advertisements

Suka? Isi kolom di bawah ini ya^^ thanks~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s