PREVIEW NEW FF “Black Note”

  • Tittle : Black Note
  • Author : LittleSparks
  • Cast : Kim Taerin (OC) , Cho Kyuhyun ( Super Junior)
  • Genre : Romance, comedy
  • Rating : PG-16
  • Disclaimer : Tulisan ini 100% berasal dari imajinasi saya jadi mohon untuk tidak memplagiatnya.

 

 

Saat itu Seoul sedang dalam cuaca yang tidak mendukung, Seoul di guyur hujan yang sangat lebat, badai telah tiba. Tapi, ada seorang gadis yang tengah berjalan di antara derasnya hujan dan angin yang menerpa. Padahal di berita sudah di beritahu bahwa hari ini ada badai yang akan membahayakan nyawanya. Gadis itu Kim Tae Rin.

Ia berjalan melewati trotoar di sepanjang jalan, langkahnya sangat terburu-buru. Ia sangat buru-buru, hatinya sangat kalut dan kacau. ‘Brengsek’ umpatnya dalam hati. Ia sedang dalam kondisi yang kurang menyenangkan, moodnya sangat buruk hari ini.

Ia memasuki sebuah gedung, itu adalah gedung pusat kepolisian Seoul. Ya, dia bekerja disini sebagai salah satu detektif yang profesional. Ia sudah menangani berbagai macam kasus disini, mulai dari perampokan hingga pembunuhan berencana. “Pagi” sapa seorang satpam yang ia temui di depan, satpam itu tersenyum cerah. Ia hanya membungkuk sedikit. Sungguh, ia sedang dalam kondisi yang sangat buruk hari ini, jadi ia memilih untuk menutup mulutnya.

Ia melihat keseluruh penjuru gedung ini, sangat sepi.

‘Cih, karena hanya diberitakan hari ini ada badai, mereka tidak masuk’

Pintu lift terbuka, ia masuk dan menekan angka 8, itu adalah lantai dimana tempatnya bekerja. Tapi, saat pintu lift sudah sedikit menutup, ada sebuah kaki yang menghalangnya, pintu lift terbuka lagi, disana terdapat seorang lelaki yang ia tidak tau namanya. Lelaki itu tetap bergeming, kakinya masih menghalangi pintu lift. Taerin memutar bola matanya, ia sedang dalam kondisi mood yang kurang baik, dan sekarang ada seorang lelaki yang ia tidak tahu namanya, sedang mengintrupsi kegiatannya. Demi tuhan! Moodnya menjadi sangat buruk sekarang.

“Kau ingin masuk atau tidak???” Taerin akhirnya bersuara, agak sedikit membentak namun wajahnya terlihat tenang.

Lelaki itu maju selangkah, lalu pintu lift tertutup. Ia masih saja melihat ke arah Taerin. Taerin yang sudah gerah pun mendelik ke arahnya. “Ada apa? Apa ada yang terlihat salah denganku?” bentaknya. Suaranya sudah meninggi sekarang, mukanya memerah menahan marah.

“Tidak” jawab lelaki itu, wajahnya sangat tegas dan.. dingin? Entahlah.

Taerin menghentakan kakinya kesal. Bisa-bisanya ada lelaki seperti ini? Siapa dia? Aneh sekali. Taerin melirik ke arah lelaki itu, sekarang lelaki itu sudah menghadap ke arah pintu lift dengan tangan yang di masukan ke dalam saku celananya. “cih, sok keren sekali” seru Taerin terlebih kepada dirinya sendiri. Pintu lift berdenting, sudah sampai di lantai delapan.

Taerin memajukan dirinya untuk keluar dari lift. Lelaki itu masih bergeming di tempatnya, tidak memberikan jalan untuk Taerin. “Maaf tuan, bisakah memberikanku jalan? Aku ingin keluar dari sini” seru Taerin dengan suara yang malas, ia sangat malas menghadapai lelaki ini, dia itu bodoh atau apa? Jelas-jelas pintu lift terbuka, seharusnya ia menggeser badannya sedikit untuk membiarkan Taerin keluar.

Tapi, lelaki itu tetap bergeming di tempatnya, tidak mempersilahkkan Taerin untuk lewat. “Demi tuhan! Aku ingin keluar! Bisakah kau minggir sebentar?” teriak Taerin, kini dengan suara yang sangat lantang. Kemarahannya sudah ada di atas puncak. “Tidak” jawab lelaki  itu dengan suara yang sangat tenang.

Taerin akhirnya menginjak kaki lelaki itu. Tapi, bukannya lelaki itu yang sakit justru Taerin lah yang meras kesakitan. ‘Sial’ umpat Taerin dalam hati. Lelaki itu memakai sepatu yang dilapisi oleh besi baja pada bagian atasnya. “Gila! Lama-lama aku bisa gila!” teriak Taerin frustasi. Lelaki itu berbalik lagi ke arahnya, kali ini wajahnya di hias oleh senyum yang mengerikan, Taerin bergidik takut. Secepat kilat ia merubah reaksi wajahnya. Tidak, ia tidak boleh terlihat takut.

“Kau!” Taerin menunjuk kearah lelaki itu.

Lelaki itu hanya mengangkat alisnya sambil bersedekap. Pintu lift sudah tertutup beberapa menit yang lalu.

“Sudahlah” Taerin pasrah sekaligus frustasi. “Apa maumu?” akhirnya Taerin mengalah. “ikut denganku” ucap lelaki itu tanpa menghilangkan senyuman yang mengerikan itu di wajahnya. Alis Taerin mengerut, ia heran.

“Berikan satu alasan kenapa aku harus ikut denganmu?” tantang Taerin.

Lelaki itu tersenyum sangat lebar “Karena kau calon istriku”

“APA????”

*****

Taerin mengepalkan tangannya, ia sangat kesal, kesal sekali. Apa sebenarnya yang di inginkan pria ini? Tidak waras!. Sekarang ia sedang berada di lantai paling atas gedung ini pria itu menyuruhnya mengikutinya, dengan bodohnya ia menuruti apa perintah pria ini. Bodoh!

“Ya tuhan!!!!” teriak Taerin frustasi.

“Kau sudah berteriak seperti itu hampir puluhan kali, apa kau tidak bosan?” seru pria itu dengan suara dinginnya. Ia menyender di mejanya dengan memegang segelas bir. Tatapannya tajam mengarah ke Taerin, ia menyunggingkan senyuman khasnya, manis sekali.

Taerin meniup poninya, seperti anak SMA. ‘lucu sekali’ pikir Kyuhyun. Ia berjalan mendekat kearah Taerin, sebelumnya ia menaruh gelasnya di atas meja.

 “Cepatlah! Apa kau mau berakhir di tong sampah huh?” Taerin menatap Kyuhyun yang sedang berjalan ke arahnya. “Galak sekali, sabarlah” jawab Kyuhyun dengan tenang. Ia mengambil tempat duduk di samping Taerin, bersender di sofa dan menyilangkan kakinya, tatapannya masih tenang, tidak ada emosi sama sekali.

“Tolong jelaskan! Aku ingin segera pergi ke ruanganku” kini Taerin sedikit menurunkan intonasi suaranya, ia sangat lelah. Tadi malam seharusnya ia berhasil menangkap seseorang yang sudah ia incar sejak lama. Tapi, ia tidak berhasil, sama sekali.

Kini Kyuhyun memajukan tubuhnya sedikit ke arah Taerin, Taerin mendongak lalu mendapati wajah Kyuhyun yang sangat dekat dengan wajahnya. Lalu ia memundurkan wajahnya. “Ya! Mundur!” Teriak Taerin, wajahnya memerah. ‘Ya tuhan, aku ingin mematahkan lehernya!’ batin Taerin bersuara.

Akhirnya Kyuhyun memundurkan wajahnya sedikit, hanya sedikit. Lalu ia menyeringai ke arah Taerin. Taerin menunggu, menunggu Kyuhyun untuk bersuara. Ia jadi teringat dengan percakapan mereka beberapa menit yang lalu.

Flashback

“Karena kau calon istriku”

“APA????” Taerin menjerit tak percaya, bagaimana bisa lelaki ini berbicara seenaknya, seolah-olah ia yang berkuasa atas dirinya.

“Ya santai saja, jangan terlalu terkejut seperti itu” Taerin menormalkan kembali raut wajahnya. Bagaimana ia tidak terkejut? Ada seorang lelaki yang ia tidak kenal, tidak tahu namanya, lalu dengan santainya berkata bahwa Taerin adalah calon istrinya! Gila! Apa maksudnya?

“A-aapa maksudmu? Jangan berkhayal tuan!” Taerin mengipas-ngipaskan tangannya ke arah wajah Kyuhyun.

“Aku tidak berkhayal sama sekali, nona…. Kim Taerin” Jawab Kyuhyun masih dengan wajah santainya, kini ia menekan angka 15 pada tombol lift, itu ruangannya.

“Gila! Mimpi apa aku semalam hingga bisa bertemu denganmu! Ya tuhannn!!!”

“Tunggu! Darimana kau tau namaku? Apa kau seorang penguntit?” Tanya Taerin penuh selidik. Dan… oh tunggu! Pria ini baru saja menekan angka 15! Itu adalah lantai untuk ruangan kepala polisi! Apa jangan-jangan? Ah tidak mungkin! Kepala polisi pastilah seorang kakek-kakek!. Taerin melihat pria yang didepannya ini dari atas sampai bawah. Mana mungkin ada kepala polisi semuda dia! Itu mustahil, kan?

“Itu hal yang cukup mudah untuk mengetahui namamu nona, sekarang tolonglah ikut denganku, aku tidak akan membunuhmu, lagipula apa kau tidak tahu?” Kyuhyun mensejajarkan wajahnya dengan Taerin.

“A….apa? tahu apa?” jawab Taerin, perasaannya sangat tidak enak.

Kyuhyun menunjukan seringainnya.

“Aku…..” Kalimat Kyuhyun menggantung, dalam hati ia tersenyum melihat wajah gugup calon istrinya. Taerin menaikan alisnya, sungguh! Pria ini sangat bertele-tele! Taerin menggeleng-geleng kepalanya. ‘apa susahnya sih untuk menjelaskan’ Taerin berbicara dalam hatinya.

“Aku Cho Kyuhyun, kepala kepolisian Seoul, yang baru” Kyuhyun mengakhiri kalimatnya dengan senyuman manis yang ia miliki.

GILA!

Jantung Taerin berdegup dengan kencang. Ia sangat shock! Bodoh! Taerin bodoh!

Kini Taerin masih dengan mood yang sangat buruk, lebih dari yang tadi pagi!

“Apa kau sudah bertemu dengan Kim aboenim? Apa dia belum menjelaskannya?” tanya Kyuhyun yang kini terlihat serius.

Taerin menjengit, Kim aboenim?

“Siapa yang kau maksud sebenarnya?” Jawab Taerin dengan wajah penuh kebingungan.

“Siapa? Tentu saja ayahmu bodoh” Kyuhyun menoyor kening Taerin pelan.

“Berani-beraninya dia, aish jinjja”  Taerin menggumam pelan sambil mengelus-ngelus keningnya. Tapi, masih bisa di dengar oleh Kyuhyun.

“hmm.. jadi yang kau maksud adalah appa-ku? Menjelaskan apa? Aku belum bertemu dengannya hampir seminggu ini, sibuk” Taerin menerawang. Ya, sudah seminggu ia belum pulang kerumahnya.

“Aish, anak macam apa kau?” Kini Kyuhyun mulai menampakan sifat aslinya, tidak ada gunanya berbicara sopan dan penuh kharisma dengan gadis ini. Tidak ada gunanya sama sekali. Kyuhyun sudah merencanakan untuk tampil keren, tapi yang di dapat, gadis itu tidak terpengaruh sama sekali, menyebalkan.

“Yak! Jangan menilaiku seperti itu, aku tidak tinggal bersama orangtuaku, jangan sok tahu!” Jawab Taerin sengit.

Arraseo, jadi benar abeonim belum memberitahumu?” Tanya Kyuhyun sekali lagi.

Taerin menggeleng.

Kyuhyun menghela nafas. Rencananya tidak berjalan dengan sempurna, menyebalkan.

“Yasudahlah, tanyakan saja kepada abeonim” Kyuhyun kini menyenderkan kepalanya di kepala sofa. Ia menerawang jauh disaat pertama bertemu dengan Taerin. Saat di hallte Bus, ia melihat Taerin yang sedang tertidur nyenyak dengan earphone yang terpasang di telinganya. Rambutnya di gerai, menutup separuh wajahnya namun masih bisa terlihat betapa cantiknya Taerin. Angin yang berhembus dengan kencang membuat rambutnya yang tergerai berlambai-lambai mengikuti arah angin berhembus. Lalu, saat bus sudah sampai, Taerin masih saja tertidur. Jadi, ia menyuruh seorang anak kecil yang tengah lewat bersama kedua temannya untuk membangunkan Taerin karena bus sudah datang. Anak itu menurut lalu menghampiri Taerin yang tertidur.

Dari kejauhan Kyuhyun melihat anak itu menepuk pundak Taerin berulang-ulang. Taerin tersentak kaget, lalu ia mendongak kearah anak kecil itu. Kyuhyun melihat mereka mengobrol sebentar sampai Taerin mengacak rambut anak kecil itu gemas, lantas ia berdiri menghampiri bus yang pintunya sebentar lagi tertutup.

Kyuhyun tidak masuk, tidak mungkinkan ia tahan berdekatan dengan gadis itu sementara jantungnya berdegup dengan kencang? Sungguh! Itu akan membunuhnya. Jadi, Kyuhyun memilih untuk menunggu bus selanjutnya datang. Ia tersenyum mengenang ‘pertemuan’ yang tidak sengaja itu.

Taerin menatap aneh kearah pria yang duduk berada di depannya, pria itu terus saja tersenyum seperti orang gila yang akhirnya bebas dari rumah sakit jiwa. ‘pria aneh’ pikirnya. Lalu, sebuah dering ponsel mengintrupsi kegiatan ‘gila’ Kyuhyun.

Kyuhyun terkaget dari lamunanya, ia mengambil ponselnya yang berada di saku celananya. Ia melihat sekilas ke arah Taerin, gadis itu mengerutkan keningnya, lalu ia berdeham. Kyuhyun menggeser tombol hijau yang ada di layar ponselnya.

Yoboseyo?”

“….”

“ah, ne.. saya sudah di kantor”

“….”

“Ya, dia sedang bersama saya” Kyuhyun melirik kearah Taerin sekilas.

“ne… saya akan membawanya” Kyuhyun melihat arlojinya.

“Tapi, mungkin akan sedikit telat karena diluar masih hujan, apakah 2 jam waktu yang lama?”

“…..”

“Baiklah, Annyeong”

Setelah selesai Kyuhyun menaruh ponselnya diatas meja. Melirik Taerin yang kini tengah melihat ke arah layar ponselnya dengan dahi yang dikerutkan, tampak seperti orang bingung. Kyuhyun berdeham untuk mengalihkan konsentrasi Taerin pada ponselnya. Tidak berhasil! Kyuhyun menggertakan giginya. ‘Gadis bodoh’ pikir Kyuhyun dengan senyuman yang terpampang di wajahnya. Kyuhyun kembali berdeham, kali ini suaranya sedikit keras, dan.. berhasil! Kini wajah Taerin beralih ke arah Kyuhyun.

“Apa?” tanya Taerin kemudian.

“Sangat kebetulan sekali, Abeonim menunggu kita di rumah” Jawab Kyuhyun dengan seringaiannya.

“Bahkan abeonim sepertinya juga sudah tidak waras” Taerin bergumam.

TBC

Advertisements

One response to “PREVIEW NEW FF “Black Note”

  1. shoffie monicca

    ayeong onnie ak reader bru ijin bc ffnya

Suka? Isi kolom di bawah ini ya^^ thanks~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s